Sabtu, 10 Desember 2011

hati ku bicara

bila malam mulai bisu
hatiku bicara sendiri
katanya...
"setia menemanimu sampai mati,
takkan pernah aku biarkanmu berlinangan, hanya seorang"
terima kasih, hati
sudi mengesat tangis senduku
rela berdarah menahan duka piluku
parutmu, mana mungkin bisa aku sembuhkan
namun, kau sentiasa sudi
menanggung beban yang ghaib
hati, kenapa tidak sesekali kau rebahkan aku
biarkan sahaja aku terkulai
biarkan sahaja aku tenggelam
lemas dan hanyut di lautan hitam
lalu kau akan bebas
menari dalam gelora duniawi
"aku adalah sekeping hati,
sebelum kau celik
aku yang melihat
sebelum kau bertatih
aku yang berdiri
sebelum kau berlari
aku telah ke langit."
"aku ini seperti ibumu,
engkau menangis
aku yang tersedu
engkau kecewa
aku yang melara
kebahagiaanmu adalah akhiratku."
"aku ini seperti ayahmu,
engkau silap
akanku tegur
engkau jatuh
akanku papah
dosa dosamu sediaku tanggung."
hati, maafkan aku
celakakanmu sebening hayatku

love from heart

andai engkau bersedih
aku lebih sanggup menangis
dari melihat engkau berlinangan
apalah bezanya tangisanmu
seandainya hatiku turut merasakan sakitnya

inilah cintaku
di langit dan di bumi
ku sekat segala hiba
ku tahan segala duga
engkau sakit
aku yang hilang dayanya
engkau merana
aku yang tidak keruannya
engkau derita
aku yang merasa peritnya
inilah cintaku
yang tak pernah kulafazkan
yang selalu kau ulangi bertanya
kerna aku percayakan cinta
bukan pada kata kata
tetapi pada hati.

inilah cintaku
di darat dan di laut
susah tak kupeduli
senang tak kuhajati
selagi kau sedia menemani
apalah erti senang bagiku
kerna kau adalah kebahagiaan
inilah cintaku
yang tak pernah kugarapkan
yang selalu kau tunggu terbaca
kerna aku percayakan cinta
bukan pada luahan
tetapi pada hati.